tulisan ini gw kutip dari Mas Romi, gw sependapat sama beliau..so..bagaimana dengan kamu bocah2???
by Romi Satria Wahono
Menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil), bagi sebagian orang Indonesia adalah sebuah dambaan, meskipun bagi sebagian lagi yang lain mungkin keengganan. Menjadi dambaan banyak orang sehingga antrean pengambil formulir pendaftaran CPNS selalu membludak setiap tahun. Orang merelakan apapun yang dia miliki untuk menjadi seorang PNS, baik uang puluhan juta rupiah, harga diri, dsb. Meskipun sudah ada upaya dari pemerintah untuk memperbaiki masalah rekrutmen PNS, baik melalui hukuman dan perbaikan sistem, tapi tetap saja masalah sogok, suap, atau apalah namanya adalah fakta yang terjadi di masyarakat.
Alhamdulillah saya tidak perlu melewati itu semua, karena kebetulan saya menjadi PNS bukan lewat jalur penerimaan biasa, tapi lewat beasiswa sekolah luar negeri dalam program STAID (sebelumnya bernama OFP dan STMDP) yang diinisiasi pak Habibie. Well, meskipun saya tidak pernah bercita-cita menjadi PNS, saya harus ikhlas melaksanakan perjanjian yang dulu saya buat sebelum berangkat ke Jepang. Dan secara dewasa saya harus mengakui bahwa ini adalah jalur jalan kehidupan saya, paling tidak sampai ikatan dinas 2n+1 saya berakhir
Jujur, saat ini saya merasa fatique, penat dan bosan dengan kehidupan saya sebagai PNS. Mohon maaf bagi rekan-rekan saya sesama PNS, sekali lagi saya tidak bermasalah dengan anda semua, saya cinta anda semua dan sedang berdjoeang seperti anda-anda semua Yang saya penatkan adalah behavior, sistem dan birokrasi yang ada di dalam institusi pemerintah. Biasanya yang menentramkan saya adalah sahabat saya yang lagi nongkrong di jerman, yaitu Made Wiryana yang sering mengatakan bahwa, yang paling gampang itu memang kalau kita memilih berdjoeang di luar, bebas dan tidak terikat. Penghargaan yang besar kepada rekan-rekan yang memilih berdjoeang di dalam institusi pemerintah, membuat inovasi serta perbaikan dari dalam.
Nah saya ingin menshare suatu ide, pandangan dan referensi sebelum saudara-saudara saya tercinta di seluruh Indonesia memilih untuk menjadi PNS. Tentu yang saya sampaikan ini masih bersifat subjektif, masih hanya analisa di satu atau dua institusi pemerintah, dan perlu satu langkah diskusi, survey atau penelitian yang komprehensif sebagai upaya objetifikasi ide. Poin-poin yang saya sampaikan di bawah juga masih bisa ditambahi, dikurangi, dihapus atau bahkan diturunkan kalau muncul desakan di sana sini Mudah-mudahan ide ini bisa jadi gambaran sehingga tidak ada lagi orang yang salah jalan menempuh jalan terjal dan mendaki menjadi PNS, padahal itu sebenarnya tidak cocok untuk dirinya.
Jadi menurut saya, sekali lagi "menurut saya", PNS tidak cocok untuk orang-orang seperti di bawah:
1. Orang yang ingin melakukan perubahan, perbaikan, membuat inovasi baru dan berharap itu akan terimplementasikan dalam waktu cepat. Perubahan, perbaikan berjalan lambat karena sistem (baik dalam konotasi baik maupun buruk ) sudah berjalan sangat lama dan turun temurun. Anda mau nekat? anak kemarin sore dan pahlawan kesiangan adalah gelar abadi anda
2. Orang yang tidak suka melihat uang dan anggaran dipermainkan, diputar-putar dan dipatgulipat. Orang yang memandang bahwa permainan anggaran, permainan perencanaan kegiatan adalah kegiatan yang salah, penuh dosa dan akan mendapatkan balasan setimpal di akherat kelak. Perlu dicatat juga bahwa banyak juga "PNS lurus" yang tidak menyadari bahwa beberapa fasilitas dan honor yang diterima adalah hasil subsidi silang dari kesemrawutan anggaran dan realisasinya.
3. Orang yang tidak suka sesuatu berjalan tidak sesuai dengan rencana atau anggaran yang jauh-jauh hari telah ditetapkan. Dalam rencana anggaran tertulis beli komputer Rp. 20 juta, ternyata harga sebenarnya hanya Rp. 5 juta, dan akhirnya sisanya dipakai untuk keperluan lain yang di luar rencana (honor, tunjangan, beras atau minyak goreng untuk karyawan).
4. Orang yang tidak tega memalak teman-temannya yang menjadi rekanan bisnis institusinya, dengan meminta kuitansi seharga Rp. 50 juta, padahal nilai pengadaan barang/jasa sebenarnya hanya seharga Rp. 25 juta. Si rekanan bisnis ini karena marginnya kecil, jadi ngemplang pajak, karena memang dia tidak menerima duwit sebesar itu. Perusahaannya bangkrut karena nggak kuat bayar pajak, akhirnya dia buat perusahaan lagi dan ngurus jadi rekanan lagi. Muter-muter terus coi …
5. Anak muda yang cerdas, berwawasan dan bisa mengeluarkan dan merangkumkan ide (pendapat) yang lebih brilian dan strategis daripada eselon diatasnya (eselon 4, 3, 2, 1) atau bahkan seorang menteri. Si anak muda ini ketika bertemu dengan bos yang tidak tepat akan disebut bahwa idenya terlalu strategis dan kurang tepat dengan golongannya yang rendah dan cocok untuk permasalahan teknis
6. Orang yang tidak suka dirinya dan hasil kerjanya dinilai hanya dari absensi. Atau lebih lagi bagi orang yang tidak bisa kerja kalau sebelum kerja harus njeglok mesin absensi Apa yang anda perbuat, membuat proposal setebal kamus oxford, kerja lembur sampai subuh, membuat kerjasama dengan institusi atau organisasi di luar negeri, atau mengharumkan nama institusi karena anda berprestasi di luar, semua tidak akan dipandang kalau absensi anda jeblog. Kalau anda protes, maka anda akan diminta membaca UU No 43 Tahun 1999 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian dan PP No 30 tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Kalau perlu bacanya sambil nyungsep di laut saja mas …
7. Orang yang merasa kurang apabila bekerja sehari hanya 4 jam. Karena kemungkinan anda akan datang jam 8 pagi, njeglok absen, sarapan pagi sambil ngobrol sampai jam 10. Istirahat siang jam 12, kembali ke kantor jam 13:15, dan adzan sholat ashar jam 15:15 merupakan bel pulang kantor.
8. Orang yang memiliki jiwa enterpreneur dan selalu melihat segala peluang sebagai peluang yang kemungkinan bisa menjadi bisnis. Ketika jiwa enterpreneur ini diimplementasikan di tempat yang tepat hasilnya akan positif, tetapi apabila diimplementasikan di institusi pemerintah tempat bekerja, bisa jadi sumber korupsi yang maha dahsyat dan mengerikan. Orang ini diharapkan ketika melihat berjubelnya pendaftaran PNS dan mendengar keluhan 4 juta PNS di Indonesia tentang gaji mereka yang rendah selalu berpikir untuk mempunyai perusahaan dan bisa membuka lapangan kerja baru bagi 4 juta orang di Indonesia. Mungkin posisi itu lebih tepat.
Saya yakin bahwa sebagai anak bangsa, baik posisi kita ada di dalam maupun di luar institusi pemerintah, kita ingin dan sama-sama berdjoeang membuat republik kita ini lebih baik, lebih maju, lebih sejahtera dan disegani bangsa-bangsa lain. Seperti yang sudah saya sitir diatas, kadang PNS bukanlah pelaku, tetapi sebenarnya juga menjadi korban. Masih banyak "PNS-PNS lurus" yang siap melakukan perbaikan di negeri ini. Mari kita melakukan perbaikan semampu kita, baik dengan lisan, hati maupun dengan tangan. Dan jangan lupa untuk mensyukuri segala nikmat dan keadaan yang sudah Allah berikan kepada kita.
Wallahualam bisshawab.
WeLcome
Welcome To our blog....enjoy to this blog....
The NEWEST from us
uLtah buLun & iNa
08 November 2008
05 November 2008
REUNI AKBAR SMAN 38 JAKARTA
Umph,,,numpang ngasih info neh....
hehehehe.....gpp kan sodara2...^_^
yup...ini dapet dari milis TALAM (PECINTA ALAM 38)...
heehehehehe...
"Hasil pertemuan SC dan OC dalam rapat persiapan Reuni Akbar 38"
1. Disepakati untuk mengadakan Reuni Akbar dengan fokus mengadakan Temu Alumni
2.
3. Tempat pelaksanaan di Balairung UI Depok
4. Detail Acara akan disusun oleh OC (akan dibuat Struktur Kepanitiaan Acara yang menyangkut keseluruh Angkatan harus masuk kedalam kepanitiaan tersebut)
5. Peserta ditujukan kepada seluruh angkatan alumni
6. Untuk modal awal, OC akan mengirim surat permohonan sumbangan modal awal kepada uang kas angkatan
7. Uang kas angkatan yang telah disetor kepada OC akan dikonversikan dengan tiket masuk
8. Tiket masuk pelaksanaan reuni ditetapkan minimal Rp. 100.000,-
9. Proposal kegiatan diusahakan minggu depan tanggal 2 November sudah selesai
10. Segera melaksanakan deklarasi adanya Reuni Akbar baik melalui spanduk maupun media dimulai hari senin 27 Oktober 2008
11. Untuk pembiayaan kegiatan akan dirinci lebih detail lagi, serta direncanakan untuk melibatkan sponsor dalam pembiayaan kegiatan.
Hasil dari pertemuan tersebut agar Seluruh Angkatan untuk mulai bergerak dari sekarang.... Infokan kerekan-rekan anda akan reuni akbar ini....mohon tiap koordinator angkatan agar bisa lebih menyolitkan angkatannya masin-masing. ...Ingat! ..ini merupakan kerja Sosial...dan kita hanya mendapatkan imbalan berupa “Senyum Alumni SMAN 38” yg bisa bertemu kembali.
Jaya SMANTILA!!!
Mohamad Ary Fonda
Ketua Umum Acara
hehehehe.....gpp kan sodara2...^_^
yup...ini dapet dari milis TALAM (PECINTA ALAM 38)...
heehehehehe...
"Hasil pertemuan SC dan OC dalam rapat persiapan Reuni Akbar 38"
1. Disepakati untuk mengadakan Reuni Akbar dengan fokus mengadakan Temu Alumni
2.
Pelaksanaan Temu Alumni ditetapkan tanggal 11 Januari 2009
3. Tempat pelaksanaan di Balairung UI Depok
4. Detail Acara akan disusun oleh OC (akan dibuat Struktur Kepanitiaan Acara yang menyangkut keseluruh Angkatan harus masuk kedalam kepanitiaan tersebut)
5. Peserta ditujukan kepada seluruh angkatan alumni
6. Untuk modal awal, OC akan mengirim surat permohonan sumbangan modal awal kepada uang kas angkatan
7. Uang kas angkatan yang telah disetor kepada OC akan dikonversikan dengan tiket masuk
8. Tiket masuk pelaksanaan reuni ditetapkan minimal Rp. 100.000,-
9. Proposal kegiatan diusahakan minggu depan tanggal 2 November sudah selesai
10. Segera melaksanakan deklarasi adanya Reuni Akbar baik melalui spanduk maupun media dimulai hari senin 27 Oktober 2008
11. Untuk pembiayaan kegiatan akan dirinci lebih detail lagi, serta direncanakan untuk melibatkan sponsor dalam pembiayaan kegiatan.
Hasil dari pertemuan tersebut agar Seluruh Angkatan untuk mulai bergerak dari sekarang.... Infokan kerekan-rekan anda akan reuni akbar ini....mohon tiap koordinator angkatan agar bisa lebih menyolitkan angkatannya masin-masing. ...Ingat! ..ini merupakan kerja Sosial...dan kita hanya mendapatkan imbalan berupa “Senyum Alumni SMAN 38” yg bisa bertemu kembali.
Jaya SMANTILA!!!
Mohamad Ary Fonda
Ketua Umum Acara
28 Oktober 2008
Sarwiti Pingin jadi PNS
Sarwiti sekarang lagi bingung..kemaren dia liat berita di tipi item putihnya yang suka ngadat kalo gak digebrak-gebrak, dia liat berita kalo orang pada bejibun ngikutin tes CPNS. Senayan aja sampe penuh didatengin orang2 yang berlomba buat dapet status PNS, padahal kalo tu lapangan dipake pertandingan sepakbola dalam negri, penontonnya gak bakal ngebludak kayak gitu. Sarwiti jadi kepikiran pingin ikutan tes PNS..kayaknya namanya keren juga tuh…eeeehh tapi Sarwiti masih bingung, kenape sih orang2 pada pingin jadi pegawe negri??alesan orang2 yang diwawancarain pas abis ikutan tes PNS sih bilang pengen ngabdi aja ama Negara, makanya dia pengen jadi PNS..padahal pan kalo pengen ngabdi sama negri sendiri kagak perlu tuh status PNS, emangnya kalo kagak jadi pegawe negri trus kita gak bisa ngabdi ama negri kita tercinta yang carut marut ini apah..
Ehh..trus si sarwiti keinget ama si sarmili, mantan pacarnya yang waktu sekolah bergajulan banget..si sarmili sekarang udah jadi PNS, katanya dia ampe jual pohon jengkol ama kebo buat nyogok panitia yang ngurusin tes CPNS waktu ntu biar diterima.. katanya sekarang hidupnya enak banget..gajinya gede, punya tunjangan buat entar kalo udah pensiun, trus tunjangan2 laen juga, yang kalo gak dikasih pemerintah ntar tu PNS ngamuk2 ngacak2 DPR..tambahan lagi, sekarang dia dikasih motor bebek terbaru dari pemerintah, kalo gak salah namanya inventaris yah..denger2 tu motor buat ngejalanin tugas dia pas lagi kerja jadi PNS aja gitu, tapi sarwiti sering liat sarmili jalan2 ke pasar malem ama pacarnya tiap malem minggu pake ntu motor inventaris (sarwiti tambah bingung dah..katanya buat kerja..tapi kok dipake pribadi)…nah yang paling enak kata si sarmili..kalo udah jadi PNS kagak usah kerja mati2an, banting tulang, kerjanya bisa seenaknya ndiri, kalo mau bolos juga kagak apa2 asal alesan nya ada urusan keluarga gitu..ntar juga dimaapin..
Ooohh,,mungkin itu yee yang bikin ribuan orang di senayan pingin nyandang status PNS gitu..dia bisa kerja enak..leha-leha tapi tu gaji kagak dikurangin..trus tunjangan2 krintal krintil tetep jalan teruuuusss…
Tapi sarwiti tetep bingung deh ama PNS..emang kalo kerja kita kagak maksimal, tapi gaji tetep maksimal, dia kagak malu apah ama pemerintah..ama masyarakat..padahal pan tanggung jawabnya lebih gede ya..kan yang ngegaji mereka ntu masyarakat..kudunya mereka kalo kerja lebih giat dan tanggungjawab ya..kan lebih bisa diawasi masyarakat, bukan malah ngegedein kasus korupsi trus nyusahin masyarakat doang kerjanya..
Haduh..haduh..daripada sarwiti stress..dia mutusin mending kagak usah jadi pegawe negri aja deh,,lagian emang kalo kagak jadi PNS dia bakal mati apah!!!!!hehehehehe..
*btw tulisan ini hanya luapan kekesalan gw..gak bermaksud untuk menyinggung siapapun..
Ehh..trus si sarwiti keinget ama si sarmili, mantan pacarnya yang waktu sekolah bergajulan banget..si sarmili sekarang udah jadi PNS, katanya dia ampe jual pohon jengkol ama kebo buat nyogok panitia yang ngurusin tes CPNS waktu ntu biar diterima.. katanya sekarang hidupnya enak banget..gajinya gede, punya tunjangan buat entar kalo udah pensiun, trus tunjangan2 laen juga, yang kalo gak dikasih pemerintah ntar tu PNS ngamuk2 ngacak2 DPR..tambahan lagi, sekarang dia dikasih motor bebek terbaru dari pemerintah, kalo gak salah namanya inventaris yah..denger2 tu motor buat ngejalanin tugas dia pas lagi kerja jadi PNS aja gitu, tapi sarwiti sering liat sarmili jalan2 ke pasar malem ama pacarnya tiap malem minggu pake ntu motor inventaris (sarwiti tambah bingung dah..katanya buat kerja..tapi kok dipake pribadi)…nah yang paling enak kata si sarmili..kalo udah jadi PNS kagak usah kerja mati2an, banting tulang, kerjanya bisa seenaknya ndiri, kalo mau bolos juga kagak apa2 asal alesan nya ada urusan keluarga gitu..ntar juga dimaapin..
Ooohh,,mungkin itu yee yang bikin ribuan orang di senayan pingin nyandang status PNS gitu..dia bisa kerja enak..leha-leha tapi tu gaji kagak dikurangin..trus tunjangan2 krintal krintil tetep jalan teruuuusss…
Tapi sarwiti tetep bingung deh ama PNS..emang kalo kerja kita kagak maksimal, tapi gaji tetep maksimal, dia kagak malu apah ama pemerintah..ama masyarakat..padahal pan tanggung jawabnya lebih gede ya..kan yang ngegaji mereka ntu masyarakat..kudunya mereka kalo kerja lebih giat dan tanggungjawab ya..kan lebih bisa diawasi masyarakat, bukan malah ngegedein kasus korupsi trus nyusahin masyarakat doang kerjanya..
Haduh..haduh..daripada sarwiti stress..dia mutusin mending kagak usah jadi pegawe negri aja deh,,lagian emang kalo kagak jadi PNS dia bakal mati apah!!!!!hehehehehe..
*btw tulisan ini hanya luapan kekesalan gw..gak bermaksud untuk menyinggung siapapun..
Langganan:
Postingan (Atom)
Here We Are